Sejarah Desa

       

                 Desa Kemiri Barat resmi dikukuhkan pada 24 Agustus 2002 oleh Bupati Batang, H. Bambang Bintoro, SE. Desa Kemiri Barat merupakan sebuah desa yang jauh dari perkotaan namun memiliki potensi dan prestasi yang membanggakan. Salah satu desa di wilayah Kecamatan Subah Kabupaten Batang ini merupakan desa yang berada di pedalaman hutan jati, sehingga apabila belum pernah ke Desa Kemiri Barat, orang akan malas bahkan takut, karena masuk ke wilayah hutan jati. Pada awalnya Desa Kemiri Barat bernama Desa Kemiri, namun karena wilayahnya terlalu luas, maka Desa Kemiri di mekarkan menjadi dua desa, dengan nama Desa Kemiri Barat dan Desa Kemiri Timur. Pada 24 Agustus 2002 Desa Kemiri Barat dikukuhkan oleh Bupati Batang.

                   Desa Kemiri Barat berada di wilayah yang cukup jauh dari kota kabupaten. Jarak Desa Kemiri Barat ke kota kecamatan adalah 5 km dan 35 km ke kota kabupaten. Karena berada jauh dari keramaian kota, biasanya para tamu yang ingin ke Desa Kemiri Barat akan memiliki apriori setelah masuk lewat jalan pantura, sebab dengan melalui hutan jati, mereka beranggapan Desa Kemiri Barat berada di hutan belantara, gong lewang lewong dan sangat mengerikan. Namun setelah memasuki wilayah Desa Kemiri Barat mereka terkesima dengan kondisi desa yang sejuk, nyaman, damai dengan tata letak desa yang bagus dan warganya yang ramah. Walaupun berada jauh di pelosok desa, masyarakat Desa Kemiri Barat banyak yang berpendidikan tinggi dan juga banyak yang telah mengharumkan nama Kabupaten Batang, sebut saja Prof. Dr. Ali Mustofa Ya’qub (Imam Besar Masjid Istiqlal dan anggota MUI pusat), Drs. H. Ahfa Mahfudz, M.Si. (Mantan Wakil Bupati Batang), K.H. Ahmad Damanhuri Ya’qub (ketua MUI Kabupaten Batang), Ir. Narmodo (Predir Barito Jaya), dan masih banyak lagi. Karena itulah, maka tidak heran jika Desa Kemiri Barat banyak bermunculan lembaga pendidikan swasta seperti SMP, MTs, MA, SMK, dan Pondok Pesantren. Masyarakat Desa Kemiri Barat memiliki berbagai macam profesi sebagai mata pencahariannya, mulai dari petani, buruh tani, pedagang , wiraswasta, guru dan sebagian Pegawai Negeri Sipil. Namun mengingat Desa Kemiri Barat merupakan Desa Agraris sebagian besar masyarakatnya adalah petani daratan dengan hasil produksinya antara lain adalah kelapa, pisang, petai dll. Untuk masa yang akan datang dan dalam penyusunan RPJM Desa Kemiri Barat lebih memprioritaskan pada pembangunan insfrastruktur jalan dan makadam dengan akses antar desa yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Desa Kemiri (Sebelum Pemekaran)

Ke-1 Rasban

Ke-2 Ngadman

Ke-3 Suratmin

Ke-4 Soemardjo

Ke-5 H. Moenadjat

Ke-6 Kuntoro ( 1986 – 1998 )

Ke-7 Pejabat Sementara ( 1998 – 2003 )

Kepala Desa Kemiri Barat (Setelah Pemekaran)

Ke-8 Nasuko ( 2003 – 2005 )

Ke-9 Pejabat Sementara ( 2005 – 2007 )

Ke-10 Ali Muhyidin, SE ( 2007 – Sekarang )